Sepakat

 

Seperti judul di atas “SEPAKAT” , jeng jun dan beberapa partner doa juga mulai komitmen untuk sepakat berdoa bagi list-list doa yang sudah kami sepakati bersama. Jadi, list-list doa itulah yang nantinya didoakan dalam doa-doa pribadi dan didoakan secara bersama ketika berkumpul.

 

Jeng jun punya beberapa rekan doa sepakat yaitu :

 

* Di rumah : jeng jun, coky dan hendi

* Di KomSel PeKa : jeng jun dan marisa

* Di Immanuel : jeng jun, hendi dan agung

* jeng jun with Elisabeth ( ini baru hari ini nih )

* jeng jun with team Ibadah Raya ( perintah dari pemimpin)

 

Saat kita berdoa apalagi sepakat, jeng jun yakin sesuatu pasti terjadi !! Sebab, dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam namaNya maka Ia hadir ditengah-tengah mereka dan Ia akan memberikan apa yang mereka minta.

 

 

* Datanglah KerajaanMu dan jadilah kehendakMu*

 

 

*** cup

Online chating with the Almighty

TUHAN : Kamu memanggilKu ?

aku : Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?

TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.

aku : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.

TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.

aku : Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.

TUHAN : Benar sekali. Aktivitas memberimu kesibukan.
TUHAN : Tapi produktivitas memberimu hasil.
TUHAN : Aktivitas memakan waktu, produktivitas membebaskan waktu.

aku : Saya mengerti itu.
aku : Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.

TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk.
TUHAN : Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.

aku : OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?

TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup.
TUHAN : Jalani saja.
TUHAN : Analisalah yang membuatnya jadi rumit.

aku : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?

TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin.
TUHAN : Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa.
TUHAN : Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

aku : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.

TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.

aku : Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.

TUHAN : Rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.

aku : Jika penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?

TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan.
TUHAN : Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api.
TUHAN : Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita.
TUHAN : Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik, bukan sebaliknya.

aku : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?

TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras.
TUHAN : Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.

aku : Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu?
aku : Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?

TUHAN : Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental.
TUHAN : Kekuatan dari dalam diri bisa keluar melalui perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.

aku : Sejujurnya, di tengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah…

TUHAN : Jika kamu melihat ke luar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah.

TUHAN : Lihatlah ke dalam.
TUHAN : Melihat ke luar, kamu bermimpi.
TUHAN : Melihat ke dalam, kamu terjaga.
TUHAN :Mata memberimu penglihatan.
TUHAN :Hati memberimu arah.

aku : Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan?

TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain.
TUHAN : Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmusendiri.
TUHAN : Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan.
TUHAN :Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain berkejaran dengan waktu.

aku : Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?

TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus
berjalan.
TUHAN : Selalu hitung yang harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.

aku : Apa yang menarik dari manusia?

TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya “Mengapa harus aku?”.
TUHAN : Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya “Mengapa harus aku?”

aku : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya di sini?

TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu.
TUHAN : Berhentilah mencari mengapa saya di sini.
TUHAN : Ciptakan tujuan itu.
TUHAN : Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.

aku : Bagaimana saya bisa mendapatkan yang terbaik dalam hidup ini?

TUHAN : Hadapilah masa lalumu tanpa penyesalan.
TUHAN : Peganglah saat ini dengan keyakinan.
TUHAN : Siapkan masa depan tanpa rasa takut.

aku : Pertanyaan terakhir, Tuhan.
aku : Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.

TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab.
TUHAN : Seringkali jawabannya adalah TIDAK.

aku :Terima kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.

TUHAN :Oke.
TUHAN : Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut.
TUHAN : Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan
TUHAN : masalah untuk diselesaikan.
TUHAN : Percayalah padaKu.
TUHAN : Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.

………TUHAN has signed out

Pelajaran yang ku terima

Jumpa lagi….., jumpa jeng jun kembaliii… Duh senangnya 3 hari berturut-turut libur. Jeng jun emang sengaja ambil cuti hari Sabtu kemarin. Seperti yang jeng jun ceritakan pada postingan sebelumnya, bahwa hari Sabtu tanggal 13 September kemarin, akhirnya kelar juga kelas pembinaan Wanita Bijak 🙂 . Di acara wisudaan kemarin dibagikan pelajaran terakhir tentang STAND ALONE. Setiap wanita harus bisa mengalami STAND ALONE.  Stand Alone artinya YA terhadap kebenaran dan TIDAK terhadap kedagingan/Keinginan.  Wah… jeng jun harus belajar bangets nih utk bisa STAND ALONE.

Trus, hari minggu kemarin di ibadah Dewasa Muda, Firman Tuhan yang dibagikan oleh K’Sun Lan mengenai Power of Values mengena banget buat jeng jun. Tiba-tiba muncul pertanyaan dalam benak jeng jun, apakah selama ini dalam pekerjaan, pelayanan, kehidupan sehari-hari, jeng jun sudah memiliki nilai-nilai yang benar ? Hmm.. rasanya jeng jun harus-harus banyak belajar lagi.

Belum lagi hari Minggu kemarin, jeng jun ikut kelas SPK di gereja. Pelajaran ini memang dasar banget dan jeng jun sudah pernah menerima pelajaran seperti ini sebelumnya. Tapi ketika kelas SPK pertama kemarin dimulai, jeng jun merasa di refresh kembali mengenai keselamatan. Topik yang dibicarakan pada kelas pertama kemarin adalah ” Hidup Kekal dalam Kerajaan Allah”. Jeng jun rhema banget sama kata ” Kerajaan Allah “. Mungkin selama ini jeng jun sudah tahu tentang karya penyelamatan Jesus Christ on the Cross, but kali ini jeng jun diingatkan kembali apakah selama ini jeng jun sudah mendatangkan Kerajaan Allah dalam hidup jeng jun, dalam pekerjaan, dalam pelayanan ? Mendatangkan Kerajaan Allah artinya hidup sesuai dengan Firman-Nya. Wah…, banyak banget nih PR ( perubahan ) yang harus dilakukan jeng jun 😀 . Tapi jeng jun dikuatkan dengan power statement yang mengatakan, ” Kita tidak menerima Hidup Kekal karena perbuatan baik, tetapi karena anugerah oleh iman kepada Injil Kerajaan dan melalui pertobatan. ” ( Efesus 2:8-9; Markus 1:15 ).

Hidup ini memang perjuangan, jen jun juga mau mengambil bagian untuk berjuang sampai akhir. Doakan jeng jun ya temans….. 😀

Semangat !!!

Pasangan dari Tuhan

Berikut jeng jun post pengalaman dari seorang anak Tuhan ketika berdoa mencari Pasangan Hidupnya :

Bertahun-tahun yang lalu, aku berdoa kepada Tuhan untuk memberikan pasangan hidup, ” Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya”, Tuhan menjawab. Tidak hanya aku meminta kepada Tuhan, aku menjelaskan kriteria pasangan yang kuinginkan. Aku menginginkan pasangan yang baik hati, hangat, lembut, mudah mengampuni, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris dan penuh perhatian. Aku bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini kuimpikan. Sejalan dengan berlalunya waktu, aku menambah daftar kriteria yang kuinginkan dalam pasanganku.

Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hatiku, ” Anakku, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan.” Aku bertanya, ” Mengapa Tuhan ?” dan Ia menjawab, ” Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah kebenaran dan segala yang AKu lakukan adalah benar.” Aku bertanya lagi, ” Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dari-Mu ?” Jawab Tuhan, ” Aku akan menjelaskannya kepadamu, adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagi-Ku untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagi-Ku untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar, atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam, atau seseorang yang mudah mengampuni tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam, seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak.”

Kemudian Ia berkata kepadaku, ” Adalah lebih baik jika AKu memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semuanya itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu.

Pernikahan adalah seperti sekolah-suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid. Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat tumbuh bersamamu.”

Kisah ini untuk : yang sudah menikah, yang baru menikah, yang sedang mencari …

Laporan TheCall Indonesia

TheCall Indonesia,  jeng jun udah kasih tau sedikit informasi ttg TheCall Indonesia di halaman lain di blog ini.  Tapi jeng jun belum ceritakan klo tanggal 18 Agustus lalu jeng jun ikut acara ini ?? Ya udah, jeng jun kasih tau beritanya ya…..

Acara TheCall ini dimulai pagi hari sekitar jam 5.30 yaitu jalan pertobatan. Untuk sesi ini jeng jun gak ikutan. Jeng jun dan rombongan baru sampai Stadiun Gelora Bung Karno jam 11 siang. Waktu jeng jun tiba, ternyata sedang sesi pertobatan yaitu setiap orang di berikan kertas selembar oleh panitia kemudian tulis ikatan dosa yang masih ada di hidup kita. Kemudian dikumpulkan kembali dan dibakar di tengah lapangan sebagai tanda pertobatan. Sebelumnya berdoa bersama minta pengampunan Tuhan dan melepaskan semua belenggu dosa yang mengikat. Acaranya seru baik kotbahnya, doanya dan Praise&Worshipnya.

Tepat jam 12 siang, dilakukan doa serentak oleh anak2 muda Indonesia baik yang sedang berkumpul di stadiun itu maupun anak2 muda yg berkumpul bersama di beberapa daerah untuk melakukan doa bersama. Doa tersebut dilakukan kurang lebih selama 5 menit. Ketika sedang berdoa, diudara ada pesawat yang berkeliling di atas stadiun. Anak-anak Tuhan dari angkatan udara juga melakukan doa bersama diudara. Dasyattt… generasi muda Indonesia berkumpul bersama menaikkan doa buat bangsa dan negeri ini. TOP BGT !!!

Oiya, disana juga jeng jun melihat beberapa selebritis yang berpartisipasi antara lain Zack Lee, Nafa Urbach, Coky Sihotang, Samuel Rizal. Ada juga beberapa penyanyi rohani antara lain Franky Sihombing. Oiya, di tengah sesi juga ada Dirut dari kepolisian bidang narkoba yang memberikan kata sambutan.

Di acara tersebut juga diproklamirkan deklarasi anak2 muda Indonesia. Berikut deklarasinya :

DEKLARASI

Kami, anak-anak muda Indonesia adalah pahlawan-pahlawan Allah yang perkasa. Kami sepakat untuk bangkit atas sekolah-sekolah, kampus-kampus, tempat-tempat bekerja, dan dimanapun kami berada untuk menyatakan kasih Tuhan dan memperdengarkan suara kebenaran.

Kami adalah pahlawan-pahlawan Allah yang lebih dari pemenang, berdiri diatas Firman Tuhan dan Kuasa Darah Yesus untuk hidup dalam kemurnian dan kekudusan, mengalahkan yang jahat, mematahkan tipu musihat iblis dan menegakan Kerajaan Allah di bumi Indonesia.

Kami menolak dan mematahkan setiap siasat iblis yang menjerat anak-anak muda Indonesia ke dalam narkoba, pergaulan bebas, aborsi, pornografi, kekerasan dan pemberontakan.

Kami sepakat menyatukan kekuatan dan potensi kami untuk membangun Indonesia dimanapun kami berada untuk memberikan dampak yang nyata, menjadi terang dan saksi Kristus.

Kami melepaskan belas kasihan Tuhan, pengenalan akan Allah, pertobatan, damai sejahtera, kemanan dan ketentraman atas Indonesia.

Ada juga sesi pemberian cincin kekudusan dari pasangan hamba Tuhan kepada anaknya. Ini sebagai simbolis mewakili generasi muda Indonesia. Jadi anak tersebut akan diberikan cincin kekudusan dimana cincin tersebut akan terus dipakai dan dikembalikan kepada kedua orangtuanya ketika sudah menikah nanti. Cincin tersebut sebagai sebuah janji utk menjaga kekudusan sampai ke pernikahan kudus yang diberkati Tuhan. Luar biasa !!!

Begitu banyak cerita yang bisa diceritakan namun jeng jun agak sulit mengungkapkannya dalam sebuah tulisan.  Tapi yang pasti, jeng jun bersyukur sekali karena jeng jun boleh berpartisipasi dalam kegerakan anak-anak muda Indonesia yang berdoa bagi bangsa ini menuju kehidupan yang lebih baik untuk kemuliaan Tuhan. Mulai dari hari itu, ada sesuatu yang terjadi atas Indonesia. Indonesia tidak akan sama lagi. Indonesia bagi Tuhan.  It’s time for this nation to pray !! Indonesia for Glory of God.

Ini sedikit photo jeng jun disana, maap ya cuma photo jeng jun ajah, hehehe 😀