Beda Pria & Wanita

 

Beda pria dan wanita

 

Pria dan wanita.. topik ini banyak dibahas di buku-buku seprti Single Men are Like Waffles, Single Women Are Like Spaghetti karya Bill & Pam Farrel; Female Brain karya Lounann Brizendine; dst..

 

Kalau kita mau jujur terhadap diri sendiri, kita pasti merasakan perbedaan itu. Beberapa perbedaan yang cukup mencolok yaitu:

 

1. Pria itu gua, wanita gramophon. Artinya, pria itu kalau sedang ada masalah, menyembunyikan diri seperti gua, sedangkan wanita banyak menggunakan kata-kata. Penelitian Brizendine membutktikan bahwa perempuan menggunakan sekitar 20.000 kata sehari, sedangkan pria hanya 7.000 kata.

 

2. Pria itu seperti wafer, wanita seperti bakmi. Kalau berpikir, pria itu senang mengotak-kotakkan masalah. Dia menangani satu kotak lebih dulu, setelah selesai baru kotak berikutnya. Cara berpikir wanita bisa saling membelit dan berhubungan seperti bakmi.

 

3. Pria itu seperti kerang, wanita seperti linggis. Begitu ada masalah pria langsung menarik diri seperti kerang yang menutup, sedangkan wanita suka mencongkelnya dengan pertanyaan yang kadang membuat pria semakin jengkel.

 

4. Pria itu seperti karet gelang, wanita itu seperti gelombang. Ketika masalah datang menghadang, pria bisa maju-mundur seperti karet gelang. dia bisa membaca situasi kapan harus maju dan kapan mundur kembali. Wanita seperti gelombang. Jika sedang happy emosinya langsung naik dan melakukan tindakan yang spektakuler. Namun, begitu tersinggung, dia bisa menarik diri kembali ke laut yang dalam.

 

5. Pria itu seperti timba, wanita itu seperti sumur. Ketika bercakap-cakap dengan orang lain, pria mencoba menarik keuntungan sebanyak mungkin dari teman bicaranya. Sedangkan wanita senang memberikan pandangan dan pendapat tanpa diminta.

 

6. Pria itu seperti pahlawan, wanita seperti penyanyi. hidup pria merasa sangat berharga jika dia merasa dibutuhkan orang lain. Itulah sebabnya, pria yang menganggur lebih mudah putus asa daripada wanita yang menganggur. Wanita sebaliknya justru marasa dihargai dan dihormati kalau suaranya didengar.

 

7. Pria seperti superhero, wanita seperti supermodel. Pria sangat bangga jika dia bisa menolong banyak orang, sedangkan wantia merasa sangat berbahagia jika setiap mata memandangnya dengan penuh kekaguman.

 

Are u agree ?

 

***cup

10 Fakta tentang Mimpi

 

Mimpi adalah komunikasi antara tubuh, pikiran dan jiwa kita. Tau gak sebenernya sepanjang waktu kita bermimpi meski saat kita lagi bangun, cuma proses itu berlangsung di alam bawah sadar kita. Berikut ini beberapa fakta menarik mengenai mimpi :

 

1. Orang Buta Jg Bermimpi Orang yg terlahir buta dalam mimpinya memang tidak melihat “gambar-2” tapi mereka bermimpi tentang suara, sentuhan dan emosi yg mereka rasakan. Memang sulit bagi orang normal untuk bisa memahami, tapi “keinginan” tubuh untuk tidur dan bermimpi sedemikian kuatnya sehingga bisa mengatasi segala macam hambatan fisik manusia.

 

 2. Kamu Akan Lupa 90% Dari Mimpimu Sekitar 5 menit setelah kamu terbangun kamu akan segera melupakan 50% dari mimpimu, 10 menit kemudian 90% “jalan cerita” mimpimu akan terlupakan. Penulis puisi terkenal Samuel Taylor Coleridge pada suatu waktu terbangun setelah mendapatkan mimpi yg indah, dia lalu segera menuliskannya di kertas untuk menggambarkan mimpinya tadi, setelah menulis 54 baris tiba-2 ada orang yg datang kerumahnya. Setelah urusan dg orang itu selesai Samuel bermaksud menyelesaikan puisinya tadi, tapi dia tdk berhasil mengingat lagi mimpinya. Puisinya itu tidak pernah selesai. Puisi yg tidak pernah terselesaikan itu berjudul “Kubla Khan” dan menjadi salah satu puisi paling terkenal di Inggris. Robert Louis Stevenson ( penulis buku Doctor Jeckyll and Mr. Hyde ) dan Mary Shelley’s Frankenstein mendapatkan ide dari mimpi yg mereka alami.

 

3. Semua Orang Bermimpi Semua orang bermimpi ( kecuali pada beberapa kasus penyakit jiwa parah ) tapi laki-2 dan perempuan mimpinya beda dan beda pula reaksi fisiknya. Cowo cenderung bermimpi tentang cewe lain sedangkan cewe mimpinya cenderung berimbang mimpiin soal cowo atau cewe lain.

 

4. Mimpi Mencegah Gangguan Emosi. Pada penelitian mengenai tidur baru-2 ini, percobaan pada orang yg dibangunkan pada awal mimpi tapi tetap diperbolehkan tidur 8 jam sehari, setelah 3 hari menjadi kehilangan konsentrasi, gampang marah, halusinasi dan tanda-2 gangguan emosi lainnya.

 

5. Rangsangan Dari Luar Mempengaruhi Mimpi Kita Disebut “Dream Incorporation” dan kamu pasti udah pernah mengalami ini. Pernah mimpi gini, kita rasanya haus bgt trus kita minum sebotol air tapi bentar kemudian rasanya udah haus lagi… minum lagi… haus lagi begitu terus berulang dan akhirnya saat kita bangun kita baru sadar kalo kita emang lagi kehausan. Contoh yg lain adalah saat kita mimpi kebelet pipis

 

6. Saat Bermimpi Tubuhmu Akan Lumpuh Hal ini terjadi untuk mencegah supaya tubuh kita gak bergerak-gerak mengikuti “alur cerita” mimpi kita. Banyangin aja kalo lo mimpi dikejar massa , kalo kaki lo gk lumpuh bisa-2 lu lari ke luar rumah dan dikirain maling beneran ama satpam. Ada hormon yg dihasilkan saat kita tidur yg membuat saraf mengirimkan pesan ke tulang belakang menyebabkan tubuh kita menjadi rileks dan lama-2 lumpuh.

 

7. Kita Hanya Memimpikan Apa Yg Kita Ketahui Seringkali kita bermimpi berada di tempat yg asing dan ketemu dengan orang-orang yg gk kita kenal. Tapi sebenernya otak kita tidak asal menciptakan itu, sebenernya semua itu itu udah pernah kita liat cuma kita sendiri gak mampu untuk mengingatnya lagi. Mungkin kamu pernah mimpi dikejar-kejar orang asing pakai golok yg mau bunuh kita tapi mungkin aja itu dalam kehidupan nyata orang itu adalah temen bokap kamu yang ketemu di mall waktu kamu masih umur 5 tahun ! Sepanjang hidup kita udah pernah melihat ratusan ribu wajah dan tempat, para ahli percaya kalo memori otak kita punya kemampuan yang luar biasa untuk merekam itu semua, jadi otak gk akan pernah kehabisan “aktor dan setting” yg akan direplay dalam mimpi kita!

 

8. Mimpi Itu Tidak Seperti Apa Yang Terlihat Apa yg kita lihat dalam mimpi sebenernya merupakan simbolisasi dari hal lain. Otak kita tu kreatif bgt saat kita tidur, dia akan menggali database memori kita sedemikan dalamnya sampai sering kita sendiri takjub dengan mimpi aneh kita ( padahal semuanya sumbernya ya dari semua yg udah pernah kita alami sebelumnya). Bagaikan puisi mimpi itu merupakan penggambaran simbolisasi yg sangat dalam. Itulah sebab mengapa banyak orang yg tertarik dengan buku tafsir mimpi

 

9. Tidak Semua Orang Mimpinya Berwarna. Menurut penelitian 12% orang normal mimpinya selalu hitam-putih lainnya mimpinya bisa full color (kaya tipi aja).

 

10. Kita juga cenderung mengalami mimpi dengan “tema” yg sama, yaitu:

* Mimpi di sekolah, * Mimpi dikejar-kejar (ceritanya jadi maling )

* Mimpi lari dalam gerak lambat ato lari tapi gak maju-2 ( padahal ada kereta api mau lewat )

* Mimpi basah (mimpi paling seru ) * Mimpi datang telat (biasanya kalo musim ujian heheh)

 * Mimpi bisa terbang

* Mimpi jatuh, mimpi gigi copot, mimpi gagal lulus ujian, mimpi kecelakaan, dan

* Mimpi ketemu orang yg udah mati Gimana apa pernah mimpi kaya gituan semua kan ?

 

 Tambahan Info Lagi :

1. Saat kamu ngorok kamu tidak sedang bermimpi.

2. Kalo kamu terbangun pada saat fase tidur mencapai tahap REM (Randon Eye Movement), seringkali mimpi kita akan terasa lebih nyata daripada kalo kita bangun setelah tidur pulas semalaman.

3. Bayi tidak bermimpi mengenai dirinya sampai sekitar umur 3 tahun. Tapi sejak umur 3 sampai 8 tahun mereka akan mendapatkan mimpi buruk yg jauh lebih sering daripada orang dewasa.  Itu jadi jawaban dari kenapa anak kecil sering menangis sesaat setelah terbangun dr tidurnya.

Kesetiaan seekor anjing–Hachiko

patung Hachiko

patung Hachiko

Hachiko yang setia
Hachiko yang setia

Di Kota Shibuya, Jepang, tepatnya di alun-alun sebelah timur Stasiun Kereta Api Shibuya, terdapat patung yang sangat termasyur. Bukan patung pahlawan  ataupun patung selamat datang, melainkan patung seekor anjing. Dibuat oleh Ando Takeshi pada tahun 1935 untuk mengenang kesetiaan  seekor anjing kepada tuannya.

Seorang Profesor setengah tua tinggal sendirian di Kota Shibuya. Namanya Profesor Hidesamuro Ueno. Dia hanya ditemani seekor anjing kesayangannya, Hachiko. Begitu akrab hubungan anjing dan tuannya itu sehingga kemanapun pergi Hachiko selalu mengantar. Profesor itu setiap hari berangkat mengajar di universitas selalu menggunakan kereta api. Hachiko pun setiap hari setia menemani Profesor sampai stasiun. Di stasiun Shibuya ini Hachiko dengan setia menunggui tuannya pulang tanpa beranjak pergi sebelum sang profesor kembali. Dan ketika Profesor Ueno kembali dari mengajar dengan kereta api, dia selalu mendapati Hachiko sudah menunggu dengan setia di stasiun.  Begitu setiap hari yang dilakukan Hachiko tanpa pernah bosan.  Musim dingin di Jepang tahun ini begitu parah. Semua tertutup salju. Udara yang dingin menusuk sampai ke tulang sumsum membuat warga kebanyakan enggan ke luar rumah dan lebih memilih tinggal dekat perapian yang hangat.

Pagi itu, seperti biasa sang Profesor berangkat mengajar ke kampus. Dia seorang profesor yang sangat setia pada profesinya. Udara yang sangat dingin tidak membuatnya malas untuk menempuh jarak yang jauh menuju kampus tempat ia mengajar. Usia yang semakin senja dan tubuh yang semakin rapuh juga tidak membuat dia beralasan untuk tetap tinggal di rumah.  Begitu juga Hachiko, tumpukan salju yang tebal dimana-mana tidak menyurutkan kesetiaan menemani tuannya berangkat kerja. Dengan jaket tebal dan payung yang terbuka, Profesor Ueno berangkat ke stasun Shibuya bersama Hachiko. Tempat mengajar Profesor Ueno sebenarnya tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya. Tapi memang sudah menjadi kesukaan dan kebiasaan Profesor untuk naik kereta setiap berangkat maupun pulang dari universitas.

Kereta api datang tepat waktu. Bunyi gemuruh disertai terompet panjang seakan sedikit menghangatkan stasiun yang penuh dengan orang-orang yang sudah menunggu itu. Seorang awak kereta yang sudah hafal dengan Profesor Ueno segera berteriak akrab ketika kereta berhenti. Ya, hampir semua pegawai stasiun maupun pegawai kereta kenal dengan Profesor Ueno dan anjingnya yang setia itu, Hachiko. Karena memang sudah bertahun-tahun dia menjadi pelanggan setia kendaraan berbahan bakar batu bara itu.  Setelah mengelus dengan kasih sayang kepada anjingnya layaknya dua orang sahabat karib, Profesor naik ke gerbong yang biasa ia tumpangi. Hachiko memandangi dari tepian balkon ke arah menghilangnya profesor dalam kereta, seakan dia ingin mengucapkan,” saya akan menunggu tuan kembali.” Anjing manis, jangan pergi ke mana-mana ya, jangan pernah pergi sebelum tuan kamu ini pulang!” teriak pegawai kereta setengah berkelakar.  Seakan mengerti ucapan itu, Hachiko menyambut dengan suara agak keras,”guukh!” Tidak berapa lama petugas balkon meniup peluit panjang, pertanda kereta segera berangkat. Hachiko pun tahu arti tiupan peluit panjang itu. Makanya dia seakan-akan bersiap melepas kepergian profesor tuannya dengan gonggongan ringan. Dan didahului semburan asap yang tebal, kereta pun berangkat. Getaran yang agak keras membuat salju-salju yang menempel di dedaunan sekitar stasiun sedikit berjatuhan.

Di kampus, Profesor Ueno selain jadwal mengajar, dia juga ada tugas menyelesaikan penelitian di laboratorium. Karena itu begitu selesai mengajar di kelas, dia segera siap-siap memasuki lab untuk penelitianya. Udara yang sangat dingin di luar menerpa Profesor yang kebetulan lewat koridor kampus. Tiba-tiba ia merasakan sesak sekali di dadanya.  Seorang staf pengajar yang lain yang melihat Profesor Ueno limbung segera memapahnya ke klinik kampus. Berawal dari hal yang sederhana itu, tiba-tiba kampusjadi heboh karena ProfesorUeno pingsan. Dokter yang memeriksanya menyatakan Profesor Ueno menderita penyakit jantung, dan siang itu kambuh.Mereka berusaha menolong dan menyadarkan kembali Profesor. Namun tampaknya usaha mereka sia-sia. Profesor Ueno meninggal dunia. Segera kerabat Profesor dihubungi. Mereka datang ke kampus dan memutuskan membawa jenazah profesor ke kampung halaman mereka, bukan kembali ke rumah Profesor di Shibuya.

Menjelang malam udara semakin dingin di stasiun Shibuya. Tapi Hachiko tetap bergeming dengan menahan udara dingin dengan perasaan gelisah. Seharusnya Profesor Ueno sudah kembali, pikirnya. Sambil mondar-mandir di sekitar balkon Hachiko mencoba mengusir kegelisahannya. Beberapa orang yang ada di stasiun merasa iba dengan kesetiaan anjing itu. Ada yang mendekat dan mencoba menghiburnya, namun tetap saja tidak bisa menghilangkan kegelisahannya.  Malam pun datang. Stasiun semakin sepi. Hachiko masih menunggu di situ. Untuk menghangatkan badannya dia meringkuk di pojokan salah satu ruang tunggu. Sambil sesekali melompat menuju balkon setiap kali ada kereta datang, mengharap tuannya ada di antara para penumpang yang datang. Tapi selalu saja ia harus kecewa, karena Profesor Ueno tidak pernah datang. Bahkan hingga esoknya, dua hari kemudian, dan berhari-hari berikutnya dia tidak pernah datang. Namun Hachiko tetap menunggu dan menunggu di stasiun itu, mengharap tuannya kembali. Tubuhnya pun mulai menjadi kurus.

Para pegawai stasiun yang kasihan melihat Hachiko dan penasaran kenapa Profesor Ueno tidak pernah kembali mencoba mencari tahu apa yang terjadi. Akhirnya didapat kabar bahwa Profesor Ueno telah meninggal dunia, bahkan telah dimakamkan oleh kerabatnya.  Mereka pun berusaha memberi tahu Hachiko bahwa tuannya tak akan pernah kembali lagi dan membujuk agar dia tidak perlu menunggu terus. Tetapi anjing itu seakan tidak percaya, atau tidak peduli. Dia tetap menunggu dan menunggu tuannya di stasiun itu, seakan diayakin bahwa tuannya pasti akan kembali. Semakin hari tubuhnya semakin kurus kering karena jarang makan.

Akhirnya tersebarlah berita tentang seekor anjing yang setia terus menunggu tuannya walaupun tuannya sudah meninggal. Warga pun banyak yang datang ingin melihatnya. Banyak yang terharu. Bahkan sebagian sempat menitikkan air matanya ketika melihat dengan mata kepala sendiri seekor anjing yang sedang meringkuk di dekat pintu masuk menunggu tuannya yang sebenarnya tidak pernah akan kembali. Mereka yang simpati itu ada yang memberi makanan, susu, bahkan selimut agar tidak kedinginan.

Selama 9 tahun lebih, dia muncul di station setiap harinya pada pukul 3 sore, saat dimana dia biasa menunggu kepulangan tuannya. Namun hari-hari itu adalah saat dirinya tersiksa karena tuannya tidak kunjung tiba. Dan di suatu pagi, seorang petugas kebersihan stasiun tergopoh-gopoh melapor kepada pegawai keamanan. Sejenak kemudian suasana menjadi ramai. Pegawai itu menemukan tubuh seekor anjing yang sudah kaku meringkuk di pojokan ruang tunggu. Anjing itu sudah menjadi mayat. Hachiko sudah mati. Kesetiaannya kepada sang tuannya pun terbawa sampai mati.

Warga yang mendengar kematian Hachiko segera berduyun-duyun ke stasiun Shibuya. Mereka umumnya sudah tahu cerita tentang kesetiaan anjing itu. Mereka ingin menghormati untuk yang terakhir kalinya. Menghormati sebuaharti kesetiaan yang kadang justru langka terjadi pada manusia.  Mereka begitu terkesan dan terharu. Untuk mengenang kesetiaan anjing itu mereka kemudian membuat sebuah patung di dekat stasiun Shibuya. Sampai sekarang taman di sekitar patung itu sering dijadikan tempat untuk membuat janji bertemu. Karena masyarakat di sana berharap ada kesetiaan seperti yang sudah dicontohkan oleh Hachiku saat mereka harus menunggu maupun janji untuk datang. Akhirnya patung Hachiku pun dijadikan symbol kesetiaan. Kesetiaan yang tulus, yang terbawa sampai mati.

note : based on a true story

KITA MEMILIKI RASA AMAN SEJATI KARENA JANJI-JANJI TUHAN

Suatu malam seorang muda bermimpi: Aku berjalan bersama Tuhan di sepanjang pantai. Dalam perjalanan itu terbayang kembali satu demi satu perjalanan hidupku selama ini. Dalam setiap peristiwa yang terbayang kembali aku melihat telapak-telapak kaki di pasir. Terkadang ada dua pasang telapak kaki, tetapi di waktu lain hanya ada satu pasang saja. Hal tersebut sangat menyusahkan hatiku. Sebab aku tahu bila dua pasang telapak kaki di pasir itu, berarti Tuhan berjalan bersamaku. Bila cum sepasang, aku kita Tuhan telah meninggalkanku, aku amat susah. Dalam keputusasaanku, aku berdoa, “Tuhan Engkau akan selalu menyertaiku dan berjalan bersamaku, tapi aku melihat selama masa-masa pencobaan hidupku, hanya ada sepasang telapak kaki di pasir. Mengapa pada saat aku memerlukanMu, Engkau justru meninggalkanku?” Ke dengar jawaban Tuhan lembut, “Ketahuilah anakKu, pada saat-saat engkau hanya melihat hanya sepasang telapak kaki, itu adalah kaki-Ku. Waktu itu sebenarnya Aku sedang menggendongmu. Lupakah engkau, bahwa Aku sudah berjanji: Sampai masa tuamu Aku tetap Dia. Dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus. Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.”
Suasana kembali sunyi, hanya terdengar deru ombak yang membentur pantai tak henti-henti. Seperti debur hatiku yang amat terharu, “Terima kasih Tuhan.” begitu hatiku berbisik lirih kepada-Nya hanya itu saja yang mampu kuucapkan.

 

” Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.

Halte bus ( keren banget ! )

Yuuk… sekarang jeng jun ingin memperlihatkan photo-photo Halte bus yang unik dan keren bgt !!! Hmm… bisa ngebayangi gak sih kalo halte bus itu ada di Indonesia ? Jangan-jangan nanti dipake tempat berpacaran lagi sama anak2 muda … hehehe…. atau tempat tidur para tuna wisma 😀

cid_00e801c942df8f318fe058071facbmjakarta

cid_00ea01c942df8f318fe058071facbmjakarta

cid_00ec01c942df8f318fe058071facbmjakarta

cid_00ee01c942df8f318fe058071facbmjakarta

cid_00f001c942df8f318fe058071facbmjakarta

cid_00f201c942df8f318fe058071facbmjakarta

 cid_00f401c942df8f318fe058071facbmjakarta

Seru kan ???

😀

Pepatah hari ini

Hati-hati dengan pemikiran Anda, karena pikiran menjadi perkataan.
Hati-hati dengan perkataan Anda, karena perkataan menjadi tindakan.
Hati-hati dengan tindakan Anda, karena tindakan menjadi kebiasaan.
Hati-hati dengan kebiasaan Anda, karena kebiasaan menjadi karakter.
Hati-hati dengan karakter Anda, karena karakter menjadi nasib Anda.