Surat kasih Ethan untuk Ibu Guru

Baiklah kali ini jeng jun mau berbagi cerita tentang pengalaman jeng jun sebagai seorang emak-emak yang mulai pusing dan galau memikirkan bingkisan apa yang hendak diberi untuk guru-guru Ethan di sekolah pada saat pengambilan raport nanti. Sebenarnya jeng jun jadi pengen tau budaya memberi bingkisan dari ortu ke guru ini mulai sejak kapan sih? Siapa sih yang pertama kali memulainya? Apa sih alasannya? Halah kenapa jadi banyak pertanyaan gini ya 😀 hehe..

Dalam salah satu media sosial milik jeng jun, jeng jun sempat melemparkan status mengenai kegalauan jeng jun ini. Ini dia bunyi statusnya :

Noname

Dari status jeng jun diatas, beragam komentar jeng jun terima dari friends list jeng jun. Ada yang bilang kasih saja sebagai ucapan terima kasih, ada juga yang kasih pengalaman jika di sekolah anaknya para orangtua saweran 1 kelas dan kasih ke wali kelasnya. Namun ada satu yang menjawab tidak perlu kasih. Dia berbagi cerita bahwa disekolah anaknya ada larangan orangtua tidak diperbolehkan memberi bingkisan kepada guru.Tidak sampai disitu, teman jeng jun ini malah memberikan saran agar anak jeng jun menuliskan sebuah surat yang isinya ucapan terima kasih buat gurunya. Wuih….ide ini brilliant sekaliii…

Akhirnya jadilah jeng jun mengajak Ethan untuk menuliskan surat cinta (begitu Ethan menyebutkannya) untuk wali kelasnya. Jeng jun hanya mengeja huruf apa yang harus ditulis Ethan dan ia pun menuliskannya di kertas surat yang jeng jun sediakan. Maklum Ethan yang masih TK A dan tahun ini akan naik ke TK B belum bisa menulis kata dan membaca. Namun anak pintar ini sudah kenal semua huruf dan sudah bisa menuliskan huruf tersebut. Jeng jun meminta Ethan menambahkan gambar buatan sendiri dan diwarnai.

Tara…inilah hasilnya 🙂

Surat Kasih Ethan

Jika kurang jelas isi suratnya, inilah isinya ” Dear Ibu Rizky, Terima kasih sudah sabar mengajar Ethan ”

Proud of you Ethan..anak yang taat, anak yang pintar, anak yang sehat, anak yang baik dan anak yang hebat!!

We love you..

***cup

Iklan

Sedih yang mendalam

Tiba-tiba saja dada ini terasa sesak, sesak sekali. Ada pedih yang sangat mendalam dan tak terkatakan !

Perasaan itu muncul seketika itu juga setelah membaca berita hari ini tentang anak yang sebelumnya diberitakan hilang ternyata hari ini sudah ditemukan dalam keadaan tewas terkubur di halaman rumahnya sendiri.

Awalnya berharap anak ini tidak hilang karena diculik, melainkan kabur atas kemauan sendiri karena sudah tidak betah tinggal bersama keluarga angkatnya itu yang konon menurut kabar sudah tidak mengurusi anak ini lagi. Sangat berharap anak yang kabur tersebut saat ini dalam keadaan baik-baik saja dan di asuh oleh orang yang baik.

Namun apa yang terjadi?!

Hiks..

Siapakah orang yang tega membunuh anak manis tersebut? Siapakah orang yang menguburkan jasad anak itu ? Siapakah dari orang-orang dirumah itu yang mengetahui kejadian tersebut? Jika jasadnya ditemukan di halaman rumahnya sendiri, sudah sangat jelas pelakunya adalah orang terdekat si anak yang berada dirumah tersebut atau dengan kata lain mereka adalah keluarga anak itu sendiri!

Tidak habis pikir mengapa sesama anggota keluarga bisa melakukan hal kejam seperti itu ya? Terhadap anak kecil yang imut dan cantik pula !!

Sungguh kasih telah menjadi dingin 😦

#RIPAngeline

***cup