Penolakan?

Bagaimana rasanya ditolak?

Apa biasanya respon kita setelah mengalami penolakan?

Hampir bisa dipastikan kebanyakan orang tidak menyukai penolakan dan anehnya hampir semua orang dipastikan pernah mengalami penolakan.

Karena hampir dipastikan semua orang tidak menyukai penolakan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa penolakan adalah suatu perlakuan yang tidak menyenangkan, yang setelah mengalaminya akan muncul rasa-rasa negatif lainnya ( misalnya kecewa, sakit hati, rendah diri, demotivasi, uring-uringan dll ).

—————————————————

Dalam dua hari ini jeng jun mengalami apa yang dinamakan penolakan. Namun sebelum temen-temen berpikiran terlalu jauh, ada baiknya jeng jun infokan dulu bahwa penolakan yang jeng jun alami dalam 2 hari ini adalah penolakan yang bisa jeng jun kategorikan penolakan sepele/tidak besar/biasa aja.

Tapi walau penolakan sepele/tidak besar/biasa aja, lumayan membuat hati dan pikiran jeng jun cenat-cenut.

Bukan BENAR atau SALAH yang penting RESPON

Fuiihh…jeng jun harus akui susah yah punya respon hati yang positif ketika kita mengalami penolakan. Jeng jun alami ini…

Tapi karena jeng jun tau kebenarannya bahwa “Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan”  jadi jeng jun dengan yakin memutuskan untuk memiliki respon hati yang benar.

Berkali-kali  jeng confess ( akui ) dengan mulut jeng jun kata-kata yang positif tentang apa yang jeng jun alami, terlebih jeng jun memperkatakan apa yang Tuhan katakan ( Firman Tuhan ), jeng jun harus akui masih harus terus berjuang agar bersetuju dengan apa yang Tuhan katakan.

Ini hanya proses kecil dari perjalanan jeng jun dengan Tuhan. Lewat penolakan yang jeng jun alami ini sebenarnya jeng jun sedang mendapatkan jawaban atas doa/keinginan yang sedang jeng jun coba ajukan ke Tuhan. Harusnya jeng jun malah harus mengucap syukur atasan jawaban ini, bukan begitu ?

Memang ada sesuatu dibalik apa yang terjadi.

Saat ini Tuhan berkata seperti ini kepada jeng jun :

For I am your provider and I meet all your needs

My plan for your future has always been filled with hope

Because I love you with an everlasting love

My thoughts toward you are countless
as the sand on the seashore

I will never stop doing good to you.

I am able to do more for you
than you could possibly imagine.

Simply because you are my child
and I am your Father.

For I am the perfect father.

Love YOU Dad,

***cup

your lovely daughter

Iklan

Our lovely Son

Tak terasa sudah 13 bulan 6 hari jeng jun melahirkan anak kami yang Tuhan percayakan yang kami beri nama Ethan Sean Christian.

 

He's growing up now

 

Ethan = Strong

Sean = God is gracious

Christian = Disciples of Jesus Christ

 

Jeng jun dan my beloved husband selalu berdoa agar seperti artinya namanya Ethan begitu panggilannya tumbuh menjadi anak yang kuat Roh dan Jasmaninya ( sehat ), hidup dalam kasih karunia Tuhan dan menjadi murid Kristus yang sejati.

 

Teringat doa kami ketika Ethan masih dalam kandungan jeng jun, kami berdoa seperti ini :

Baby ( Ethan) engkau adalah duta Kerajaan Allah, engkau akan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. Di segala aspek kehidupanmu engkau akan menghadirkan Kerajaan Allah dan hidup dalam budaya Kerajaan Allah. Engkau tumbuh menjadi anak yang takut akan Tuhan, yang berani menghadapi tantangan di jamanmu. Menjadi seorang yang lebih dari pemenang. Engkau memiliki hati Allah.

 

Kerinduan jeng jun dan suami dan kami pun tau itu juga merupakan kerinduan Tuhan agar hidup Ethan boleh menjadi berkat bagi orang-orang disekitarnya, bagi bangsa-bangsa dan untuk kemuliaan Tuhan.

 

Si pintar Ethan sekarang sedang belajar berjalan dan berbicara mengikuti beberapa kata2 sederhana yang kita ucapkan seperti kata udah, daddy atau di, men ( utk kata amen )…tingkahnya pun sungguh menggemaskan.

 

Si peniru handal, begitu kami menyebutnya. Cepat tanggap apa yang kita lakukan atau ajarkan.

 

Wah…tidak boleh memberikan teladan yang buruk nih sama dia. Bisa bahaya 😀

 

Tuhan bantu kami untuk mendidik dan membesarkan Ethan seperti yang Tuhan inginkan. Kami minta kekuatan dan hikmat untuk memperkenalkan Engkau kepada Ethan sejak dari masa kecilnya ini.  Pimpin kami juga sebagai orangtua agar dapat membantu Ethan kelak menemukan “panggilan khusus” nya dari Tuhan untuk menjadi alat bagi Kerajaan-Mu.

 

Amien

 

 

There is only by YOUR Grace

 

 

***cup

 

 

Resolusiku yang sudah terlupakan

 

Sebelumnya jeng jun mau cerita dulu nih kalau ditempat kerja jeng jun setiap kamis sore ( 30 menit sebelum pulang ) ada Persekutuan Doa karyawan dan seperti biasa kamis ini jeng jun ikut hadir dalam PD tersebut.

 

Kebeneran ( hehe..mencegah kata kebetulan :p ) hari ini yang sharing FT adalah hamba Tuhan dari external.  FT yang dibawakan sederhana namun sangat membangun dan saat itu jeng jun merasa Allah benar-benar hadir dan jeng jun merasakan kebaikan Tuhan yang sempurna.

 

Ketika dalam pertengahan sharingnya, hamba Tuhan tersebut menyinggung kata “Resolusi”, begini tepatnya beliau berkata : ” Sering kali kita diakhir tahun melihat kembali resolusi yang sudah kita buat dan menemukan ternyata belum terjawab ditahun ini, kemudian kita tulis lagi untuk menjadi resolusi di tahun depan.”

 

Tiba-tiba saja, ada yang mengingatkan jeng jun tentang sesuatu ( the sounds like thriiingg.. hehe ), seketika itu jeng jun merasa terharu dan Oh My God…How Good is YOU… Jeng jun merasakan kebaikan Tuhan yang sangat-sangat-sangat hangat saat itu.

 

Mungkin temen2 bertanya, apa sih ” tringg” itu ?? ( kalo gak bertanya jg ..GAK boleh..hehe *maksa).

 

Tuhan baik!! Sangat baik!!

 

Jeng jun diingatkan Tuhan 2 tahun lalu jeng jun menuliskan dalam sebuah buku yang jeng jun sebut ” Dream Book”  resolusi-resolusi jeng jun ditahun yang akan datang.  Ada satu resolusi yang ketika jeng jun tulis…sebenarnya jeng jun sendiri tidak yakin dan tidak terlalu berharap itu akan terjadi. Jeng jun rasa hal itu tidak mungkin dapat terjadi. Sulit untuk dicapai! Dan memang, 1 tahun lewat sejak jeng jun tulis resolusi tersebut, jeng jun tidak mendapati resolusi tersebut digenapi Tuhan. Seperti sadar kalau hal tersebut tidak mungkin terjadi, akhirnya jeng jun tidak memasukkan resolusi tersebut ke resolusi tahun berikutnya. Dan jeng jun pun lupa akan resolusi tersebut.

 

Hari ini tepatnya saat jeng jun ada ditengah-tengah PD kantor tersebut, jeng jun melihat diri jeng jun dan menyadari TUHAN MENJAWAB RESOLUSI yang jeng jun tulis 2 tahun lalu itu.

 

Tuhan,terima kasih. Begitu sayangnya Tuhan sama jeng jun, sampai apa yang pernah ada dihati jeng jun yang lambat laun jeng jun lupakan, namun Tuhan jawab. Apa yang jeng jun pikir tidak mungkin…but for GOD nothing is impossible.

 

Jeng jun terharu Tuhan …..

 

YOU ARE MY FATHER, PROVIDER

YOU ARE MY DELIVERER

YOUR MERCIES EMBRACE ME

Surround me through Your everlasting LOVE

 

I Love GOD

 

***cup

 

 

It’s November guys…

Tidak terasa sudah hampir diujung akhir tahun 2011, tepatnya it’s November guys…

Bulan yang spesial buat jeng jun karena bulan November 2 tahun lalu tepatnya tanggal 28, jeng jun dan my husband mengucap janji nikah 🙂

Kebetulan eh gak ada yang kebetulan sih di dunia ini, semua pasti terjadi atas seijin Tuhan ( apakah jeng betul???? *ketuk palu* ), bulan ini juga jeng jun sudah terima 4 undangan pernikahan teman dimana 2 diantaranya jatuh ditanggal yang sama.

So, sudah boleh ambil keputusan gak klo November adalah bulannya CINTA 😀

Terserah….yang pasti buat jeng jun…. Exactly YES!!!!

Love melulu…

***cup