Berakhirnya tahun 2009

 

Tinggal beberapa jam lagi kita sudah berada di tahun yang baru. Tidak terasa satu tahun atau 365 hari sudah kita melewati begitu banyak peristiwa dan kejadian. Pengalaman yang menyenangkan atau tidak menyenangkan hanyalah sesuatu yang membawa kita semakin bersyukur kepada Tuhan dan menjadikan kita manusia yang lebih dewasa dari sebelumnya.

Tahun 2009 merupakan tahun yang spesial bagi jeng jun secara pribadi. Di tahun inilah jeng jun mengakhiri masa lajang untuk mendapatkan status baru sebagai seorang Istri bagi pasangan hidup jeng jun. Tahun 2009 adalah tahun penggenapan janji Tuhan bagi jeng jun dan pasangan jeng jun.

Tahun 2009 juga merupakan tahun “perpisahan” bagi jeng jun dan komunitas yang sudah kurang lebih 9 tahun telah menemani hari-hari jeng jun. “Perpisahan” yang paling tidak diinginkan oleh semua orang di dalamnya ketika itu. “Perpisahan” yang membuat  kemesraan,kebersamaan dan keharmonisan tidak lagi menemani hari-hari di moment Natal dan Tahun baru kali ini. Tinggalah masing-masing merayakan kedua moment tersebut dengan komunitas baru,keluarga atau sahabat-sahabat lainnya. Namun demikian jeng jun tetap saja menerima beberapa pesan dari beberapa orang yang menyatakan kesepian dan kesedihan menjalani hari-hari mereka di moment Natal dan Tahun Baru kali ini. Kata mereka… merindukan kebersamaan, kemesraan dan keharmonisan seperti dulu lagi dimana waktu itu seolah-olah tidak ada yang mampu memisahkan kami.

Di kala termenung kadang-kadang jeng jun juga sempat teringat kenangan-kenangan manis bersama komunitas ini. Canda dan tawa yang selalu menghiasi setiap pertemuan kami tanpa perduli berjalannya waktu. Terbukti sering sekali waktu pertemuan kami melampaui batas yang sudah disepakati sebelumnya. Bahagianya waktu itu…

Hmmm… sedikit penyesalan dihati adalah jeng jun melangsungkan moment penting jeng jun di tahun ini yang hanya akan sekali seumur hidup saja jeng jun langsungkan …tidak dihadiri oleh mereka. Padahal jeng jun tidak akan mengulangi lagi moment ini. Ya…it’s my wedding day.  Seandainya dulu kami masih terus bersama-sama, jeng jun yakin sekali pasti akan ada waktu dan kesempatan untuk hadir walaupun tempat pelaksanaannya nun jauh disana.  Di sini jeng jun tidak kecewa dan marah kepada mereka. Bukan! Jeng jun mengertiii sekali kesibukan mereka yang kalau dihitung-hitung prioritasnya pastilah lebih penting dibanding moment jeng jun itu. Hanya saja sekali lagi jeng jun koq teramat sangat yakin sekali ya jika saja kami masih bersama-sama seperti dulu pasti mereka akan hadir. Itu saja !

Tahun 2009, ada banyak hal yang belum tercapai dan dilakukan. Ada banyak hal yang perlu dikoreksi dan diperbaiki. Ada banyak hal yang harus diteruskan dan kembangkan di tahun yang akan datang.

Tahun 2010 sebentar lagi akan hadir. Tahun EMAS! Tahun dimana jeng jun berharap menemukan my promise land dan maksimal disana bagi Tuhan.

-Apapun yang akan terjadi, jika kita bersama-sama Tuhan… it’s OK –

Happy a promising New Year 2010 all…

God bless u all…

***cup

Balado telur dan sawi tahu

 

Kemarin malam jeng jun praktek masak dengan menu telur balado dan sayur sawi+tahu. Resep ini jeng jun dapet dari rekan kerja jeng jun. Mereka dengan kompak dan serunya mendikte jeng jun yang sedang asik mencatat bahan-bahan dan cara pembuatannya. Maklum sebelumnya jeng jun belum pernah masak 😀 hehe

Berhasil…berhasil…berhasil…!!!

Masakan jeng jun enak kata my beloved. Padahal jeng jun baru praktek lho..

Kurang lebih 2 minggu terakhir ini jeng jun selalu masak setiap hari sehabis pulang kerja. Dan semua masakan jeng jun itu pertama kali praktek. Rasanya enak ??!! Ya iyalah jeng jun gitu lho… * narsis mode on*

” Gue tuh yakin pasti bisa masak deh tar…pasti masakan gw enak rasanya secara taste gw itu OK punya, ” begitu jeng jun berkata semasa single dulu.

Jeng jun pikir-pikir bener juga ah … * eitss..dilarang nimpukin*

Pokoknya nih…biar gak ngecewain kalian semua… jeng jun akan terus belajar…belajar dan belajar memasak ! Janji deh  * huuu…sorak orang-orang*

Pandai memasak dan mencoba 50 resep menu baru adalah salah satu RESOLUSI jeng jun di tahun 2010 nanti 😀

Semangatttttt!!!!

***cup

Belajar memasak

 

Yupz…itulah hobby jeng jun sekarang-sekarang ini 😀

MEMASAK!!

Selain karena jeng jun merasa sudah kewajiban dan kerelaan untuk memasak makanan buat suami, ternyata memasak mampu membuat jeng jun jatuh hati.

Kesenangan itu juga dipicu dari pujian dari sang suami tercinta. Walau masakan jeng jun sangat sederhana ( belum bisa yg rumit2 ), tapi tidak lupa my beloved selalu mengucapkan terima kasih atas masakan yang sudah jeng jun buat. Malah dengan bangganya dia cerita ke teman-teman mengenai masakan jeng jun 😀

” Terima kasih sayang sudah masakin mas. Belajar terus ya, cari tau fungsi bumbu-bumbu di internet. Love u “, begitu bunyi salah satu smsnya.

Coba… gimana jeng jun gak semangat untuk belajar masak kalo suami tercinta mendukung dan memuji terus ^_^

Duh… jadi semangat masak nih 😀

Nanti sore mau masak apa yaaaa….

I love my lovely husband

***cup

Merry Christmas

 

Hip..hip..horee..horee.. !!!

Natal tlah tiba…natal tlah tiba…hore..hore..horee…

Duh…jeng jun seneng banget sama suasana Natal. Damai, tentram dan tenang. Indah banget !!

Mengingat kasih Bapa yang sangat besar. Thank you Lord!

Di moment natal seperti ini biasanya jeng jun dibawa mengenang masa-masa indah di kehidupan jeng jun yang lalu. Sama halnya dengan kali ini. 

Manis mengingat kenangan-kenangan indah nan menyenangkan itu. Kenangan tentang apa saja dan dengan siapa saja baik dengan keluarga, sahabat dan teman-teman yang lain. Kenangan tentang kejadian, peristiwa dan event-event yang terjadi di masa lalu .

Indahnya…

Merry Christmas all…

I Love u God …I Love u all…

***cup

Kami perlu KAU Tuhan

 

Tujuh belas hari sudah jeng jun melalui hari-hari bersama dengan suami tercinta.

” Hmm…pengantin baru,” begitu mungkin teman-teman berkata.

“Emang!”, jawab kami 😀

Ada gaya hidup baru yang selalu jeng jun dan my beloved lakukan selama hidup bersama ini. Tentu saja ini merupakan kesepakatan kami yang kami buat setelah resmi menjadi sepasang suami dan istri.

Setiap pagi sebelum kami memulai aktivitas kami, terlebih dahulu kami datang kepada Tuhan untuk saat teduh. Menyembah Tuhan, mendengar Firman Tuhan dan berdoalah yang kami lakukan bersama setiap pagi. Setelah itu, baru kami mulai mempersiapkan diri untuk berjuang di pekerjaan kami masing-masing. Begitu juga di malam hari sebelum tidur kami selalu berdoa bersama.

Kami perlu Tuhan ! Ya kami perlukan Tuhan! Setiap saat setiap detik dalam hidup kami, kami perlu Tuhan.

Pernikahan merupakan sesuatu yang baru bagi kami berdua ( ya iyalah…status kami masih sama-sama single sebelum kami berkomitmen pra-nikah).  Karena baru itu, kami belum banyak tahu dan belum berpengalaman sama sekali gimana kehidupan berumah tangga itu sesungguhnya. Jelas..untuk itu, kami perlu Tuhan! Ya perlu Tuhan!!

Biar Tuhan yang menjadi pemimpin kami.

DIA-lah nakhoda bahtera rumah tangga kami ini.

FATHER, be unto us according to YOUR WORDS.

Love u full

***cup

Christmas is coming

 

Bulan Desember adalah bulan yang tiap tahun selalu ditunggu-tunggu jeng jun.  Udah tahu dunk ada apa di bulan Desember itu .. awas ya jangan bilang gak tau !!!  *jitak nih..*

IT’S CHRISTMAS GUYS

HO..HO..HO..HO *Santa Claus mode on*

Suasana Chistmas pun sudah terasa tat kala jeng jun mengunjungi Mall dan tempat-tempat umum lainnya. Pernak-pernik Christmas juga terlihat dimana-mana.

Lebih menarik dan exicited lagi bagi jeng jun menjalani bulan ini in the Great moment ini adalah jeng jun sudah bisa menjalani bersama suami tercinta 😀

cihuiii…

Important question : Apa refleksi Natal bagi kamu ?

Semangat !!

***cup

My new status

 

Well…mulai menulis kembali di blog ini dengan status jeng jun yang baru 😀

Pazti tahu dunk apa yang jeng jun maksudkan??!! Ah…suka pura-pura gak tahu gitu deh…. kan beritanya sudah menyebar ke seantero nusantara melalui siaran infotainment 😀  *masih narsis ternyata*

28 November 2009 adalah hari terindah dalam sejarah perjalanan jeng jun. Hari dimana jeng jun dengan keputusan mantab dan penuh iman mengikat sebuah perjanjian dengan belahan jeng jun yang sudah dipersiapkan Tuhan.

Tepatnya di Solo, pemberkatan dan resepsinya pun digelar. Senang, bahagia, penuh haru dan syukur atas kebaikan Tuhan.

Ketika pemberkatan berlangsung dan pengucapan janji nikah, jeng jun sungguh merasakan kehadiran Tuhan dan tak tahan menahan tetesan air mata kebahagiaan karena hadirat Allah sungguh nyata. Jeng jun pun melihat hal yang sama dengan my beloved. Kami meneteskan air mata bahagia dan kagum akan perbuatan Allah yang KASIH.

Lalu, bagaimana dengan kehidupan jeng jun dan suami setelah menikah??

EXCITED banget !!!

Tidak pernah kami absen untuk bersekutu bersama dengan Allah di pagi hari. Kami menyadari kalau kami PERLU TUHAN. Dan lewat mezbah yang kami lakukan setiap pagi, kami sungguh mengalami kasih Tuhan lewat kebenaran Firman-Nya.

Sekarang kami tidak lagi dua tetapi satu. Terasa sekali kekuatannya! Jeng jun sungguh merasakannya.

Terima kasih Bapa yang baik. Jadilah pada kami sesuai dengan kehendak-Mu

I love u full

***cup