This is the day that the Lord has made

Hi jumpa lagi :)

 

Long time no post ya…sibuk ama kerjaan nih *kedip2mata*

 

Banyak cerita yang sebenernya bisa dituangkan disini, tapi jeng jun simpen ajah ah buat jeng jun sendiri. Bukan karena apa, tapi emang karena jeng jun lagi enggan menuliskannya disini…bukan karena cerita ini penting dan tidak boleh diketahui tapi lebih karena jeng jun malas menuliskannya…hehehe

 

Hari-hari yang jeng jun lewati always so blessed. God is good all the time!

 

Yuk…semangat menjalani hari ini yuk

 

_This is the day that the LORD has made; let us rejoice and be glad in it_

 

 

***cup

Latihan VG kunjungan kasih

 

Di tengah keterpurukan yang belakang ini terjadi di pekerjaan jeng jun ( ini memang sedikit lebay sih :p ), ada juga yang dapat menghibur jeng jun untuk melupakan sejenak kepenatan yang ada. Apakah itu?

 

Jeng jun cerita deh kalau tanggal 12 Mei 2012 besok, dober kantor jeng jun mengadakan kunjungan kasih ke Panti Werdha. Persiapan sudah dilakukan dari sebulan lalu baik dana, acara dan segala perlengkapan yang dibutuhkan sudah dipikirkan sebelumnya. Kebetulan beberapa orang yang ikut kunjungan kasih tersebut tergerak untuk mempersembahkan kesaksian pujian untuk menghibur opa dan oma nanti. Untuk latihan Vocal Group ini ( begitu kami menyebutnya ) sudah mulai aktif dilakukan sejak minggu lalu.  Jeng jun salah satunya yang ikut juga dalam Vocal Group ini :D

 

Kemarin tepatnya, kami mulai kembali latihan kedua Vocal Group ini. Penuh sukacita di dalam latihan dan jeng jun cukup salute melihat antusiasnya kawan-kawan yang semangat sekali memberikan penampilan yang terbaik untuk kesaksian nanti.  Padahal kawan-kawan jeng jun adalah kategori Ibu-Ibu yang rata2 sudah memiliki 2 orang anak, tapi berjiwa muda sekali :D

Jeng jun kasih bocoran yah, dalam vocal group ini kami akan menyanyikan 3 buah lagu dan 2 diantaranya lagu pujian ( semangat-red ). Di satu lagu itu, nanti akan ada 2 orang kawan yang bakal nge-rap :D duh..duh..duh…senang deh melihat dua orang ibu2 itu nge-rap seolah-olah usia tidaklah begitu penting dan all out banget memberikan yang terbaik untuk Tuhan.  Minggu lalu, dalam latihan ada teman yang sempat bilang, ” apa masih pantas nih kita begini ” dengan nada yang ramah. Namun seperti yang dikatakan oleh teman kami yang lain, ” Hei..kita ini mau hibur opa oma lho..kalau kita2 yang lebih muda tidak menunjukkan jiwa muda alias tidak semangat, bagaimana dengan mereka nantinya yang secara usia lebih tua dari kita”. 100 % jeng jun agree! :D

 

Duh..jadi gak sabar nih pengen lihat kayak apa acara nanti. Kurang lebih ada 30 orang yang komitmen ikut kunjungan kasih tersebut. Semua sepakat akan all out menghibur opa oma disana dan Tuhan disenangkan. Haleluyah!

 

 

 

***cup

Dober

 

Duh…jeng jun masih kebawa-bawa kebahagiaan kemarin nih :D . Seperti yang jeng jun pernah sampaikan di postingan jeng jun sebelumnya, bahwa setiap kamis jam 5 sore di kantor jeng jun ada Persekutuan Doa Karyawan atau kami sering menyebutnya dengan “Dober ( doa bersama)”. Nah, kamis kemarin kebetulan dober kami mengundang Hamba Tuhan dari luar untuk kotbah (biasanya dalam sebulan sebanyak 2 kali).

 

Kamis kemarin tidak seperti kamis biasanya. Kali ini yang hadir untuk dober cukup banyak yaitu hampir sekitar 50 orang.  Kalau dilihat-lihat sejak aktif kembali February 2010 lalu, kamis kemarinlah jumlah yang paling banyak yang ikut dober.

 

Ada sedikit tantangan di dober kemarin ini. Biasanya dober ini di adakan di ruang training di kantor jeng jun. Namun karena mungkin kurang koordinasi, ternyata ruangan tersebut dipakai oleh Department Training untuk training karyawan baru. Sudah hampir jam 5 orang-orang yang ingin dober mulai berdatangan dan akhirnya menunggu di luar ruangan karena belum dapat masuk. Tidak berapa lama si Big Bos yang memang ingin ikut dober tiba ditempat dan turut bersama menunggu di luar ruangan tersebut. Nampak memang orang-orang di dalam ruangan itu sedikit tergesa-gesa untuk mengakhiri dengan segera kelas training hari itu dan akhirnya selesai tepat jam 5 lewat 5.

 

Langsung saja orang-orang yang ingin ikut dober yang sudah menunggu di luar segera masuk. Karena ruangan ini sebelumnya dipakai untuk kelas training beberapa orang, maka tentu saja susunan bangku dan jumlah bangku tidak seperti biasanya. Akhirnya, sebelum mulai beramai-ramailah orang-orang yang ikut dober membereskan susunan bangku dan menambah jumlah bangku. Mulai dari OB sampai si Big Bos bersama-sama terjun menjadikan suasana ruangan tersebut menjadi nyaman untuk dober. WOW!! Jeng jun merasakan sekali sense of belonging terhadap dober ini mulai tumbuh dihati rekan-rekan semua.

 

Jeng jun melihat ada sukacita yang besar ditengah-tengah ibadah dober kemarin. Si Hamba Tuhan yang kotbah pun tak kalah menambah sukacita kepada para yang hadir. Kotbah yang menguatkan ditambah jokes yang “mengocok perut” menghangatkan suasana dober sore itu.

 

Puji Tuhan semua berjalan dengan lancar. Padahal jeng jun sempat khawatir dalam hati ( maap ya ) karena hujan cukup deras sore itu dan sebelumnya Hamba Tuhan tersebut sempat menelepon jeng jun untuk mengatakan tidak bisa datang tepat jam 5 karena ada pelayanan di tempat lain. Jeng jun sudah takut saja Hamba Tuhan tersebut terjebak banjir dan macet. Ditambah kondisi badan jeng jun yang mulai agak kurang fit sehabis makan siang kemaren. Seperti mau flu dan tak henti-hentinya bersin-bersin. Aduh gimana nih…malah jeng jun yang tugas jadi WL.  Tapi lagi-lagi itu hanya ketakutan jeng jun saja, Tuhan memang turut bekerja dalam segala sesuatu.  Hamba Tuhan itu tidak terlalu lama terlambat dan jeng jun dipelihara Tuhan dengan kesehatan yang baik :)

 

Thank God! You’re so awesome

 

 

***cup

 

 

 

Mati lampu

 

Hari ini jeng jun harus kerja dengan panas-panasan dan sempat gelap-gelapan. Hal ini karena listrik di kantor mati dan genset dipasang hanya kuat untuk cover all PC agar bisa tetap kerja.  Untungnya lampu sudah bisa dinyalakan namun tidak dengan AC

 

Panas cuyyyyy #kipas-kipas

 

Kalau begini situasinya, alamat gak konsen kerja nih…

 

Panas sekali ini…

 

 

*angkat tangan*

 

 

_Kita damai ya_ :D

 

***cup

Titik NOL

 

Boleh dikatakan saat ini jeng jun sedang berada dalam titik terendah jeng jun dalam bekerja.  Memang jeng jun tidak absen untuk hadir di kantor, namun ketahuilah ( mau tau kan? ) meski berada di kantor, seringnya hati dan pikiran jeng jun tidak berada di kantor ini :(

 

Kemana dan dimanakah hati dan pikiran jeng jun itu? Hayoo…siapa yang bisa tebak dikasih ucapan terima kasih deh :D hehehe…

 

Melakukan apa-apa kok rasanya enggan banget gitu ya, ada rasa malas ruarrr biasa. Selain itu hati yang tidak berada di kantor itu ( hehe..) tetap merasa tidak enak…seperti sedikit di-intimidasi krn tidak maksimal dalam bekerja

 

Hadohh….tak enak kalii lah rasanya :(

 

Kalo boleh jeng jun gambarkan isi hati ini ( boleh ya…), jeng jun pengen berkata…sampai disini yah… I quit!

 

Jeng jun selalu menunggu kapan waktunya Tuhan.  Tapi tiap kali bertanya seperti itu, seolah tiap kali Tuhan menjawab ” belum saatnya my Dear daughter “ sambil Tuhan memperlihatkan ini-itu yang kalau dicerna jeng jun memang belum saatnya jeng jun untuk quit.

 

Tuhan tolong jeng jun dong…utk melalui kejenuhan dan kebosanan ini. Jeng jun gak mampu tanpa Tuhan. I need YOU, Father! Really need YOU!

 

 

This is me Lord

 

 

***cup

Ceramah itu

 

Pagi ini ketika jeng jun bermain di kamar dengan Ethan sebelum bersiap diri berangkat kerja, jeng jun mendengar suara seorang Ibu di TV yang nampaknya sedang memberikan ceramah Ternyata itu si mbak yang sedang santai karena kerjaannya sudah selesai pagi itu.

 

Sambil bermain dengan Ethan yang senang ditemenin Mommy-nya bermain sebelum berangkat kerja, jeng jun ikut mendengarkan ceramah si Ibu itu ( mau gak mau ya  jeng jun dengar, krn suara si penceramah itu lumayan besar ).

 

Ceritanya, sedang sesi tanya jawab dan ada seorang wanita menelepon untuk menanyakan sesuatu ke si penceramah itu. Pertanyaannya dimulai dengan bercerita tentang apa yang sedang dialaminya. Intinya adalah si wanita itu curhat kalau suaminya selingkuh dengan wanita lain. Pernah si suami “bertobat” dan kembali kepadanya namun belakangan si wanita ini menemukan si suami selingkuh kembali. Si wanita ini bertanya apa yang harus dilakukannya.

 

Jawaban si penceramah  ini lumayan membuat jeng jun menghela nafas dan geleng-geleng kepala.

 

” Ibu, kalau sudah begitu ceraikan saja suami Ibu”, begitu kira2 si penceramah itu menjawab sambil memberikan beberapa kutipan ayat.

 

Memang jeng jun tidak berada dalam posisi si wanita penelepon tersebut, tapi apa benar nasehat si penceramah tersebut?

 

Bukankah lebih baik memberikan advise kepada si wanita itu untuk tetap mengingat janji suci yang pernah mereka ucapkan dulu sewaktu menikah.  Memberikan kekuatan kepada wanita itu untuk mengampuni suaminya dan tetap mengasihinya. Mengingatkan si wanita iu bahwa ada Tuhan yang sanggup menolongnya dan mengubahkan suaminya. Menyarankan si wanita itu untuk berdoa kepada Tuhan untuk suaminya itu.

 

Jeng jun ingat pelajaran BPN dulu ( Bimbingan Pra Nikah ) sebelum jeng jun dan suami menikah.  Di gereja jeng jun BPN ini memang wajib diikuti selama 9 bulan oleh pasangan yang ingin menikah.  Dikatakan Firman Tuhan bahwa “Pernikahan itu seumur hidup, sampai maut memisahkan”. Ketika pasangan wanita dan pria mengucapkan janji nikah, mereka sudah mengikatkan diri terhadap janji itu dan kabar baiknya Allah juga turut mengikat perjanjian dengan pasangan tersebut. Allah berjanji akan memberkati pernikahan tersebut. Apakah perpanjian itu bisa dibatalkan? Tidak, kecuali maut yang pisahkan. Mereka yang memilih berpisah, hanyalah sedang mengingkari janji mereka sendiri! Ketika menghadapi masalah dalam rumah tangga, datanglah kepada Tuhan yang juga turut mengikat perjanjian bersama mereka (pasangan itu). Jangan lupa keberadaan Tuhan yang turut berjanji bersama pada saat mengucapkan janji nikah tersebut.

 

Mungkin situasi yang dialami wanita itu sangat sulit, tapi bersama Tuhan kan kita cakap menanggung segala perkara!

 

 

***cup

 

 

Great love

Senangnya hari ini hari kamis yaitu hari terakhir bekerja di minggu ini :D

 

Besok long weekend dan pas banget sama moment Jumat Agung dan Paskah.

 

Greater love has no one than this: to lay down one’s life for one’s friends. Jesus said : “You are my friends if you do what I command. This is my command : Love each other.”

 

Thank God for Your Great Love

 

 

***cup

Eh..ujan deras ajeh

 

Sekarang nih bulan apa siy..apa iya bulan musim ujan?? Perasaan dulu musim ujan itu di bulan yang akhirannya ber-ber-ber deh. Ini April kan guys??

 

Hampir tiap sore gini hujan turun lebat sekali. Kalau sudah begitu pasti di jalan macet dan banjir or paling tidak becek.

 

Syukuri sajalah…

 

Di dalam hujan deras dan jalanan yang macet juga becek…always ada Tuhan disana :)

 

No worry lah…

 

 

***cup

 

Sampai jumpa…

 

Pagi ini jeng jun agak sedikit rempong(repot) berangkat ke kantor dengan perlengkapan baju dan kawan-kawannya 1 tas travel, 1 tas jinjing yang berisi alat tulis, parfum, dompet, HP dan sisir, dan membawa gitar. Itu mau kerja apa mau piknik sih???

 

Yup…hari ini tepatnya siang nanti jeng jun akan berangkat ke Cisarua Puncak bersama kurang lebih 25 peserta dan panitia untuk training SDP ( Supervisory Development Program ). Selama 4 hari 3 malam nanti jeng jun bersama peserta lainnya akan mengikuti beberapa kelas training tentang Supervisory. Itu berarti selama 4 hari 3 malam juga jeng jun harus pisah sementara dengan suami dan anak jeng jun :( hiks..hiks#sedih

 

Kalau ditinggal suami jeng jun sudah pernah ketika ia harus dinas keluar kota dari kantornya, tapi harus berpisah dengan Ethan anak kami untuk waktu yang lumayan lama…hiks…ini pengalaman pertama jeng jun :(

 

Jeng jun harus memutuskan untuk tetap tenang dan percaya kalau jeng jun dan anak jeng jun bisa melewati ini semua ( agak alay ya..hehehe ). Berpisah hanya untuk sementara ini kok. Jumat besok jeng jun kan bisa bertemu kembali dengan anak jeng jun. Tenang ya sayang….bobo malam sama Daddy dulu ya….I will always love you…#kiss..kiss…muaaah

 

4 Hari juga jeng jun harus meninggalkan team di kantor. Untung jeng jun punya team member yang hebat….no worry lah….I knew they can!

 

I pray everything’s gonna be alright…Amen

 

 

I Love YOU Lord

 

***cup

Tak terkatakan

 

Hari ini harus kembali bekerja! Inginnya di rumah saja seperti 2 hari kemarin. Nikmatnya tak terkatakan deh pokoknya….

 

God…kapan ya waktunya jeng jun….semoga sebentar lagi ya :)

 

Jeng jun 2 hari kemarin harus cuti karena anak jeng jun panas demam. But thank God hari ini Ethan sudah sembuh.

 

Hmmm…gak tau nih mau nulis apa…masih kebayang-bayang aja nikmatnya 2 hari kemarin di rumah saja :D

 

 

Be unto me according to YOUR Word

 

 

***cup